Thursday, October 23, 2014

Pahit-Manis Cinta

Share
Cinta adalah cahaya harapan, Bunga impian dan segala bentuk keindahan yang dimiliki dunia. Tuhan telah menganugerahkan cinta pada manusia agar mereka saling berkasihsayang dan tak ada lagi hal yang lebih manis dari cinta. Cinta adalah madu paling mujarab untuk menyembuhkan segala penyakit manusia. Betapa cinta dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang terkandung dalam jiwa manusia, bahkan cinta pula yang menggerakkan tubuh manusia untuk selalu bekerja dan berkarya. Manisnya cinta tak perlu diragukan lagi, semua orang di dunia pasti pernah merasakan itu.
Tetapi tidak adil rasanya jika rasa pahit yang dirasakan beberapa orang yang dilukai cinta tidak dibahas dan dilupakan begitu saja. Sebagai sebuah anugerah Tuhan ternyata cinta juga akan terasa pahit bagi beberapa orang. Banyak kisah pahit yang terjadi dalam dunia percintaan manusia. Pengkhianatan, penipuan, bahkan cinta sepihak yang tak pernah terbalas hingga kapan pun. Lalu bolehkah Tuhan yang dipersalahkan, karena menciptakan cinta dengan dua rasa, terasa manis pada suatu saat dan pahit pada saat berikutnya. Hanya orang bodoh yang berani melakukan hal tersebut. Menyalahkan Tuhan untuk kesalahan yang ia lakukan sendiri. Beruntung Tuhan tak langsung menghakimi orang-orang yang sempat berpikiran buruk terhadap cinta yang telah diberikan Tuhan.
Lalu, harus bagaimana manusia menyikapi pahit-manisnya cinta yang bisa menimpa seluruh umat manusia itu? Manusia akan bahagia jika merasakan manisnya cinta dalam hidupnya. Ia akan tertawa merasakan manisnya cinta mengalir dengan hangat dalam hatinya. Tapi bagaimanakah manusia akan menghadapi terjangan kebencain dalam hidupnya? Bagaimana manusia akan terbebas dari pahitnya cinta yang mengancam dirinya.
Seandainya manusia mau berpikir, pahit atau manis cinta sebenarnya bukan suatu hal yang harus dinikmati secara terpisah. Nikmatnya cinta itu layaknya secangkir kopi hitam dengan dua sendok gula. Gula terasa manis, kopi terasa pahit, jika gula dan kopi dinikmati dalam waktu yang berbeda, tentu rasanya pun akan berbeda. Manis pada suatu waktu dan pahit pada waktu yang lain. Tapi, secangkir kopi yang diseduh bersamaan dengan dua sendok gula tentu akan terasa nikmat disetiap saat. Selain harum, rasa manis dan menyegarkan akan dihadirkan oleh secangkir kopi dengan dua sendok gula tersebut, begitu pula dengan cinta.

0 komentar:

Post a Comment