Hari ini saya mau ngomongin orang yang pacaran!
Seperti yang kita ketahui bersama,
pacaran adalah salahsatu cara untuk mewujudkan cinta yang agung dalam bentuk
ikatan, ya walaupun ikatannya gak jelas dan gak bermutu, tetap saja itu
merupakan suatu ikatan, “tapi kan itu menandakan kita memiliki keberanian yang
besar untuk berkomitmen dengan cinta kita”, begitulah pendapat orang-orang yang
berpacaran, jika ditanya mengapa mereka pacaran. Saya akui cinta memang harus
diungkapkan, cinta juga harus dimiliki, tapi benarkah Anda termasuk orang yang
pemberani ketika Anda pacaran, jika begitu, beranikah Anda melamar pacar Anda
sekarang juga,,,,, ya detik ini juga?
Saya yakin Anda akan berkata “Saya
kan belum punya penghasilan,,, saya kan belum anu, saya kann,,,”, dan berbagai
alsan lainnya. Katanya pemberani, karena alasan-alasan sepele aja kok takut
ngelamar?”
Jika Anda memang sudah nyaman untuk
pacaran, saya gak ngelarang kok, sok aja, tapi ijinkan saya memberikan
informasi tentang siklus orang pacaran. Secara umum siklus orang pacaran
terdiri dari empat tahapan berikut ini.
Siklus pacaran yang pertama tentu kenalan, siklus yang satu
ini bisa terjadi di mana saja tanpa batasan ruang dan waktu, bahkan beberapa
diantara Anda mungkin ada yang berkenalan di sebuah WC. Proses perkenalan ini
merupakan langkah awal terciptanya benih-benih cinta di dalam hati manusia.
Cara dari berkenalan pun berbeda-beda, setiap orang memiliki cara yang unik dan
berbeda dalam berkenalan ada yang berkenalan secara langsung, ada juga yang
berkenalan dengan cara tak langsung, yakni berkenalan dengan bantuan
teman-temannya.
Setelah berkenalan tentu Anda akan
melewatkan siklus kedua, yakni PDKT.
Siklus kedua ini merupakan siklus yang membuat seseorang melupakan dirinya
sendiri. Banyak diantara para remaja menjadi seseorang yang bukan dirinya hanya
karena ingin terlihat keren dihadapan sang pujaan hati. Bisa dibilang siklus
kedua ini penuh dengan kemunafikan dan minim kejujuran, entah Anda setuju
ataupun tidak dengan pendapat saya ini!
Siklus
ketiga dalam berpacaran adalah
“jadian”, siklus yang satu ini merupakan tahapan puncak dari kehidupan
berpacaran. Pada siklus ini aada banyak janji diucapkan dan beragam rayuan
gombal akan sering Anda dengar dari pasangan Anda. Ketika Anda jadian tentu
Anda akan merasa sangat bahagia, bahkan dunia ini rasanya seperti hanya milik
Anda berdua. Pada siklus jadian ini Anda dimabuk oleh ranumnya cinta, sehingga
semua yang dimiliki kekasih Anda akan terlihat sebagai suatu hal yang baik. Hal
ini terkadang membuat para pecinta lupa diri dan melakukan hal-hal yang tidak
seharusnya dilakukan hanya demi menyenangkan sang pacar.
Setelah
Anda jadian dengan seseorang, Anda akan menjalani siklus keempat, yakni putus. Siklus yang satu ini merupakan siklus yang paling
dibenci oleh semua orang. Banyak orang menangis dengan kepedihan yang mendalam
ketika menjalani siklus yang satu ini, bahkan beberapa diantaranya rela melepas
nyawanya untuk menghindari rasa sakit ketika putus cinta.
Keempat
siklus pacaran tersebut di atas tentu pernah dirasakan oleh Anda yang
berpacaran. Siklus pacaran ini hanya akan berhenti jika Anda menikah, sebelum
Anda menikah siklus ini akan terus terjadi dalam hidup Anda.
0 komentar:
Post a Comment