Thursday, November 6, 2014

Siklus Pacaran

Share
Hari ini saya mau ngomongin orang yang pacaran!
Seperti yang kita ketahui bersama, pacaran adalah salahsatu cara untuk mewujudkan cinta yang agung dalam bentuk ikatan, ya walaupun ikatannya gak jelas dan gak bermutu, tetap saja itu merupakan suatu ikatan, “tapi kan itu menandakan kita memiliki keberanian yang besar untuk berkomitmen dengan cinta kita”, begitulah pendapat orang-orang yang berpacaran, jika ditanya mengapa mereka pacaran. Saya akui cinta memang harus diungkapkan, cinta juga harus dimiliki, tapi benarkah Anda termasuk orang yang pemberani ketika Anda pacaran, jika begitu, beranikah Anda melamar pacar Anda sekarang juga,,,,, ya detik ini juga?
Saya yakin Anda akan berkata “Saya kan belum punya penghasilan,,, saya kan belum anu, saya kann,,,”, dan berbagai alsan lainnya. Katanya pemberani, karena alasan-alasan sepele aja kok takut ngelamar?”
Jika Anda memang sudah nyaman untuk pacaran, saya gak ngelarang kok, sok aja, tapi ijinkan saya memberikan informasi tentang siklus orang pacaran. Secara umum siklus orang pacaran terdiri dari empat tahapan berikut ini.
Siklus pacaran yang pertama tentu kenalan, siklus yang satu ini bisa terjadi di mana saja tanpa batasan ruang dan waktu, bahkan beberapa diantara Anda mungkin ada yang berkenalan di sebuah WC. Proses perkenalan ini merupakan langkah awal terciptanya benih-benih cinta di dalam hati manusia. Cara dari berkenalan pun berbeda-beda, setiap orang memiliki cara yang unik dan berbeda dalam berkenalan ada yang berkenalan secara langsung, ada juga yang berkenalan dengan cara tak langsung, yakni berkenalan dengan bantuan teman-temannya.
Setelah berkenalan tentu Anda akan melewatkan siklus kedua, yakni PDKT. Siklus kedua ini merupakan siklus yang membuat seseorang melupakan dirinya sendiri. Banyak diantara para remaja menjadi seseorang yang bukan dirinya hanya karena ingin terlihat keren dihadapan sang pujaan hati. Bisa dibilang siklus kedua ini penuh dengan kemunafikan dan minim kejujuran, entah Anda setuju ataupun tidak dengan pendapat saya ini!
            Siklus ketiga dalam berpacaran adalah “jadian”, siklus yang satu ini merupakan tahapan puncak dari kehidupan berpacaran. Pada siklus ini aada banyak janji diucapkan dan beragam rayuan gombal akan sering Anda dengar dari pasangan Anda. Ketika Anda jadian tentu Anda akan merasa sangat bahagia, bahkan dunia ini rasanya seperti hanya milik Anda berdua. Pada siklus jadian ini Anda dimabuk oleh ranumnya cinta, sehingga semua yang dimiliki kekasih Anda akan terlihat sebagai suatu hal yang baik. Hal ini terkadang membuat para pecinta lupa diri dan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan hanya demi menyenangkan sang pacar.
            Setelah Anda jadian dengan seseorang, Anda akan menjalani siklus keempat, yakni putus. Siklus yang satu ini merupakan siklus yang paling dibenci oleh semua orang. Banyak orang menangis dengan kepedihan yang mendalam ketika menjalani siklus yang satu ini, bahkan beberapa diantaranya rela melepas nyawanya untuk menghindari rasa sakit ketika putus cinta.
            Keempat siklus pacaran tersebut di atas tentu pernah dirasakan oleh Anda yang berpacaran. Siklus pacaran ini hanya akan berhenti jika Anda menikah, sebelum Anda menikah siklus ini akan terus terjadi dalam hidup Anda. 



0 komentar:

Post a Comment