Thursday, October 23, 2014

Aku, Jiwaku, dan Cinta

Share
Suatu hari di ladang kehidupan
Dengan hasrat yang membara jiwaku menanam sebutir cinta
Padahal aku ragu, apakah ia tahu artinya cinta?
Demi yang menyatukan cinta dengan Tuhannya
Jiwaku bersumpah
Baginya cinta adalah firman Tuhan untuk jiwa-jiwa sepi
Dan jiwaku berjuang demi cinta-NYA
Demi yang memisahkan kasih dengan kesedihannya
Bagaimana kubendung luapan asmara jiwaku
Gelora cintanya mengguncang keimananku
Dan diriku bergetar dalam resonansi tak terdeteksi
Demi yang menjadi awal bagi akhir
Jiwaku memeras airmatanya
Dan aku menangis di ladang cinta keimanan
Tertidur dan bermimpi dalam nyanyian malam
Aku mencintai jiwaku
Dan jiwaku mencintai cintanya



Wado, 13 Agustus 2014 

0 komentar:

Post a Comment