Wahai setan,,,
Boleh aku goda kekasihmu
Terlihat elok kekasihmu itu
Aku tertarik padanya
Bolehkah aku merayu ibumu
Ia tampak lugu bagiku
Izinkan aku memperbudaknya
Wahai setan,,,
Ijinkah aku mencumbu saudara
perempuanmu
Aku tergoda dengan kerling binalnya
Wahai setan,,,
Kenapa kau diam
Marahkah engkau?
Bukankah kau senang jika aku bermaksiat
Bukankah itu harapanmu?
Bukankah itu tujuanmu?
Apakah kau juga membenci ketidakadilan?
Atau kau hanya membenci kemalangan yang
menimpamu?
Wahai setan,,,
Tidak kusangka kau begitu pengecut
Sudahlah, persetan dengan setan
Cikareo, 4 Agustus 2014
0 komentar:
Post a Comment