Pagi ini
kau hanya perlu melamun
Diamlah
ditepian, di depan jendela hatimu
Kau
pasti rasakan mentari terbit dalam hatimu
Mungkin,
kabut-kabut akan hilang berlarian
Siang
ini kau harus terbangun
Lihat
sungai itu dari jendela mungilmu
Percik
asa membakar hatimu
Mungkin,
kau temukan cahaya harapan
Sore ini
lihatlah ke depan
Intip
mimpi dan rindumu
Selaksa
bara restui hidupmu
Mungkin,
Tuhan memberi jalan
Malam
ini tataplah kegelapan
Temukan
bintangmu
Bakar
hidupmu, bakar duniamu
Tuhan
janjikan keabadian
Tanjungkerta,
15 Juli 2014
0 komentar:
Post a Comment